Tampilkan posting dengan label Mengemis Bandwith. Tampilkan semua posting
Tampilkan posting dengan label Mengemis Bandwith. Tampilkan semua posting

Masih ngemis bandwith ...

NGEMIS BANDWITH DI KAMPUS…

Acces Point (AP) masuk kampus, Alhamdulillah… akhirnya bisa konek-konek juga, laptop kita bisa segera punya pacar alias sudah bisa terkonekasi dengan banyak laptop dan perangkat komunikasi + informasi lainnya di belahan dunia manapun tanpa batas ruang dan batas waktu….stop!!! sepertinya kita harus berhenti disini pada saat bicara batas ruang dan batas waktu, benarkah tanpa batas ruang dan batas waktu??? Jawabannya benar, hanya bagaimanapun laptop kita hanya numpang dari mereka yang membiayai hadirnya AP (walaupun dibiayai pake uang kita juga) maksudku numpang minta bandwith gitu… kalau tidak di kasih ya (alias di batasi untuk ruang kuliah/ruang pejabat tertentu atau waktu tertentu) … pasrah aja dan cukup berteriak sekuat tenaga sekke…e.e.’ kikirrrrrrrr peeeeeeeeellllliiiittttt nye’nyereeeeeeeeeeeeeeeee……..

Saya tidak mau mengkaji mengapa mereka menjadi sekke’ atau pelit karena itu tidak ada gunanya yang ada hanya bantahan karena baik berbagi atau menutup diri/potensi, itu hanya sikap yang pasti ada alasannya… nah alas an itu tidak bisa kita bantah,,,,,,,,, jadi mending kita bahas bagai mana diaplikasikannya sekke’ atau pelit itu..

Di kampus kita (UNM fakultas MIPA) sering kita menemukan sinyal AP dalam kondisi bagus tapi sangat lebih cenderung dalam kondisi bermasalah untuk yang make laptop di sekret Lembaga Kemahasiswaan apalagi….. sering kita dengar ada yang mengeluh “addeh…lamba’na seng….” Kenapa bisa??????

Yang pertama harus kita ketahui bahwa kita pengguna laptop ini hanya numpang alias manfaatkan sinyal bandwith nyasar dari penyedia, jadi hak mereka dong untuk membatasi atau meng-encrypt alias kunci AP mereka (toh mereka yang biking), cara mereka membatasi itu ada banyak cara, misalnya:

1. Menggunakan standar keamanan umum pakai WEP nah kalau kita detect untuk fakultas MIPA UNM mereka rata-rata pakai yang beginian (WEP maksudku) misalnya untuk SSID : FMIPAlt2, PSIM1, apkimia, dll trus kalau di kampus gunsar SSID yang di encrypt itu : apfeis, wifi, speedhunter, buntala dan lain-lain (tapi banya’ tawwa yang tidak na encrypt, artinya SSID itumi yang kita pake rame-rame…coba'mi tes pake software network stumbler). kalau di kopi zone (tempat nongkrongnya ana’2 geo yang suka begadang) tidak na encrypt pakai WEP (ini kalau tidak salah) tapi dia pakai MAC address (mungkin) trus hanya bisa terbuka dengan pake password yang disediakan oleh pengelola. MAC itu di bahas sudahnya sesudahnya yang kedua ini….
2. Ada cara lain untuk napakae pimpinanta’ nanti atau operatornya atau asisten atau tukang jaga-jaga AP kalau WEP tidak efektif (suatu saat-pasti) pada saat itu diganti pakai WPA untuk gantikan WEP sebagai pengaman network SOHO wireless atau home router paling tidak kalau nanti pakai Wireless skala besar paling tinggal pengaman dengan standard RADIUS.
3. Di point satu tadi sempat singgung masalah kopizone (ini prediksi) Mereka membatasi akses internet kita berdasarkan Media Acces Control (MAC Address). Atau bisa juga di kenal dengan Ethenet Hardware Adress (EHA) atau hardware address atau adapter address atau apalah terserah!!!! intinya berdasarkan nomor aneh alias unik yang membedakan setiap perangkat jaringan yang terpasang di computer kita.
Setiap network card dan Wireless network memiliki nama tersendiri yang disebut Mac Address. Kode Mac Address pada setiap card berbeda dengan yang lain. Pada perangkat Router atau Access Point dapat melakukan filter atau penyaringan dari Mac Address ataupun port dan IP address. Jadi penyedia sudah mampu mengenali dan mendaftar siapa saja yang bisa menggunakan koneksi itu, jadi kalau kita tidak masuk “komunitas” mereka jangan harap bisa pake atau artinya sapako cowo’………
4. Cara tiga adalah kalau Hardware-nya dimatikan…. (Nah ini asli jahat nih) cara ini paling gampang dan tidak rumit alias cukup kalau komunitas mereka sudah mau pulang cukup mereka mematikan Router wireless atau Access Point sehingga router-nya tidak nge-broadcast lagi alias kita tidak dapat sinyal …. Yang ini jangan kuatir … karena kita masih bisa dapat satu hal,….mmmm…. yaitu dapat gigit jari….hehehehehe….
Posting ini hanya asal-asalan ji bossssssss alias cuman posting-postingan saja. Mengenai kesamaan tempat atau sifat itu cuman terkaan belaka (pelleng kapang). Mengenai ini saya cumin curhat dan jangan lalo ada yang tanya’2x karena saya bukan ahlinya beginian, kandala’ka kodong….. buat siapa saja tolong kasika referensi kalau tulisanku itu punya solusi supaya tidak ada lagi kudapa kaya’ gambar ini:



Ngemis bandwith...

saya laginongkrong di kampus ... bawa laptop kanan kiri, naik turun tangga
tanya sana-tanya sini sambil bawa kopi....
dimana sa bisa dapa t bandwith yang kuat ya....???????????
pertanyaan itu selalu ada dikepalaku.
ada bendwith yang kuat menurut sinyal netstumbler tapi ternyata di encrypt...
mulai muncul niat jahat,...@#$%^&**&^%$# gimana ya??? untuk jebol ini?
mulai coba dengan k-mac sampai VMware-player-2.0.4-93057....
sampai cara-cara tradisional.... #!/bin/sh
# script by echoerz
tiba-tiba malaikat muncul dikepala, nda' perlu lah...
lebih baik terus mencari AP free yang tidak di encrypt, supaya tidak dosa
gitu katanya si malaikat.
ya sudah saya nurut saja, namanya juga malaikat.
Kenapa sih orang-orang pada sekke/pelit/kikir untuk bagi bandwith..........
[Informasi Tracking Satelit Aqua (Modis) Secara Real Time]