Tampilkan postingan dengan label GeoBlog Spirit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label GeoBlog Spirit. Tampilkan semua postingan

Jadi ingat masa lalu

malam itu saya nongkrong di pondokan, trus pinjam laptop iwan (geox '03) ternyata di dalamnya ada file video hasil editing-nya yang diambil dari foto-foto teman-teman geografi UNM angk. 2001

trim's iwan, trims untuk karyanya:


Geografi (seadanya saja...)


SELUK BELUK GEOGRAFI


Geografi yang semulanya disebut ilmu bumi, sebagai pengetahuan diajarkan di Perguruan Tinggi dengan sebutan geografi akademis dan di sekolah dasar sampai sekolah lanjutan atas dengan sebutan geografi sekolah atau geografi pengajaran. Sebutan ilmu bumi disebut sekarang kurang tepat; ilmu bumi lebihlah cocok untuk geologi (dari kata Yunani,geos dan logos),yakni suatu pengetahuan alam yang mempelajari bumi seutuhnya,dari kulit luar sampai intinya,tetapi tanpa memperhatikan hubungan bumi secara khusus dengan manusia yang mengetahuinya.

Pengajaran geografi yang diadakan sebenarnya mengandung dua tujuan :

  1. Tujuan materiil yang artinya mempelajari hal-hal untuk diketahui belaka sehingga untuk jenis ini dibutuhkan latihan mengingat.
  2. Tujuan formal yang mengandung pengembangan daya cipta,latihan sikap pribadi dan kesediaan melayani masyarakat.

Hal ini semua bertalian erat dengan didaktik dan metodik khusus geografi yang perlu diketahui oleh para guru geografi.

Geografi memandang bumi sebagai habitat manusia yaitu tempat tinggal manusia. Habitat ini terdiri atas bingkai alami (human setting atau cultural setting). Jelas bahwa geografi tak hanya mempelajari aspek alami dari bumi saja akan tetapi juga aspek manusiawi ,baik yang bercorak ekonomis,sosiologis,politis,cultural dan religius. Semua itu dipelajari dengan latar belakang lingkungan alam.

Dapat kita kaji bahwa yang mempengaruhi kehidupan manusia adalah beberapa factor yang mempengaruhi yaitu : relasi ruang (likasi,posisi,bentuk,luas,jarak),relief atau topografi (tinggi rendahnya permukaan bumi),iklim (dengan permusimannya),jenis tanah(kapur,liat,pasir,gambut),flora dan fauna,air tanah dan kondisi pembuangan air,sumber-sumber mineral (barang tambang) dan relasi dengan lautan.Seorang geograf Belanda LAMBOOY (1969),menemukan enam definisi geografi yang membuktikan tersimpannya unsure struktur ,fungsi dan proses itu,sebagai berikut :

  1. Geografi itu adalah suatu telaah tentang perbedaan wilayah dan integrasi wilayah (HARTSHORNE ,geograf Inggris ). Terasa di sini pentingnya suatu proses.
  2. Geografi manusia bertugas menelaah gejala di dalam pertalian keruangannya,(SORRE,geograf Perancis). Di sini integrasi diutamakan.
  3. Tujuan geografi adalah menemukan pola dan ikatan yang azasi dari berbagai tempat yang bertalian dengan fungsinya,(BERRY,geograf Amerika). Menunjukkan pentingnya struktur yang statis hubungan antar bagian atau organisasi fungsionalnya dan proses yang dinamis.
  4. Tugas geografi adalah menyelidiki obyek yang terintegrasi dalam persebaran keruangannya ,(LESZYNSKI, geograf Polandia ).
  5. Geografi adalah ilmu tentang lokasi. (BUNGE , geograf Amerika ). Hal ini dihubungkan dengan geografi regional yang tugasnya menglkasifikasikan berbagai lokasi dan geografi teoritis yang tugasnya meramalkan berbagai lokasi.
  6. Geografi menelaah ruang serta relasi keruangan. (ULLMANN, geograf Amerika )


KEDUDUKAN MANUSIA DALAM GEOGRAFI DAN ADAPTASINYA

Human geography yang di Indonesia lebih banyak diterjemahkan menjadi geografi social dari pada geografi manusia menggunakan adaptasi lingkungan sebagai perlawanan terhadap nature determinisme yang telah usang ,tetapi yang dengan tak sadar masih juga diikuti orang,termasuk guru geografi. Adaptasi dilakukan baik oleh tetumbuhan ,hewan maupun manusia dengan caranya masing-masing yang khas. Itu sebabnya geografi biologis memecah dirinya menjadi geografi tetumbuhan dan geografi hewan.

Geografi menyajikan pengertian yang bermakna mengenai bumi sebagai habitat manusia. Penelaahan geografi boleh dikatakan mewujudkan cara memandang bumi dengan cara yang khas,yang dasarnya berupa beberapa konsep azasi yang paling bertalian. Adapun jenis konsep itu adalah : penghargaan budayawi oleh bumi,konsep regional,pertalian wilayah,interaksi keruangan,lokalisasi,skala dan konsep tentang perubahan.

ROGER MINSHULL yang dalam bukunya The changing of geography menderetkan pokok-pokok yang perlu dipahami oleh para geograf ,yaitu :

  1. Persebaran gejala-gejala di muka bumi.
  2. Hubungannya dengan gejala lain di tempat atau wilayah yang bersangkutan.
  3. Hubungannya dengan gejala di tempat atau wilayah lain.
  4. Efek satu atau lebih gejala atas yang lain.
  5. Bervariasinya gejala dari tempat ke tempat.
  6. Mengapa gejala ada di tempat tertentu,dan di tempat lain tidak ada.
  7. Pembauran gejala spatial.
  8. Gerakan gejala yang bertimbal balik.
  9. Mengapa gejala munculnya tak teratur.
  10. Bentuk jaringan aneka gejala.
  11. Kepadatan dan pengelompokan gejala .
  12. Lokasi dan lokalisasi gejala.
  13. Pembatasan adanya penduduk dan kegiatannya di suatu tempat .
  14. Efek dari kegiatan di suatu tempat terhadap tempat lain.

Geografi kependudukan pada dasarnya bersifat kuantitatif,karena sama-sama tergantung dari data statistik . Tetapi keduanya menggunakan pendekatan kualitatif. Para demograf menguji berbagai kualitas fisik,intelektual,dan watak penduduk untuk mengemukakan hubungannya dengan aspek kuantitatif,tetapi para geograf mengusahakan penguraian interelasi antara lingkungan alam dan lingkungan manusia yang rumit.

Yang pertama menelaah berfungsinya secara geografi dunia sebagai keutuhan yang kemudian dibagi lagi atas wilayah makro yang berupa benua,sub-benua dan negara-negara. Adapun yang kedua menelaah organisasi yang bercorak sosio-spatial dari wilayah secara mikro. Sehubungan ini lalu dikenal cabang geografi social yang bernama geografi kota dan geografi pedesaan. Pokok-pokok yang dibicarakan dalam geografi adalah persebaran,perbedaan pertumbuhan penduduk,kepadatan penduduk,kemudian migrasi atau gerakan penduduk.


SEJARAH PERKEMBANGAN GEOGRAFI

Di zaman Yunani kuno telah ada usaha untuk menguraikan hal ihwal negeri termasuk watak dan tabiat dari penduduknya. Tokoh HERODUTUS (485-428 SM) tak hanya menjadi bapak ilmu sejarah saja,tetapi juga bapak geografi ,ia pertama kali menguraikan seluk beluk keadaan tempat dan menerangkan mengapa halnya demikian. Lembah sungai Nil dengan tanah yang subur dibahasnya,apalagi daerah deltanya di sekitar muara itu.

Dalam memahami alam diperlukan sejarah alam dan uraian alam. Dalam hal ini geografi fisis menyajikan sejarah permukaan bumi dan dari situ dapat diuraikan aspek-aspek lain dari geografi,yaitu :

  1. Geografi matematis yang menelaah bentuk ,ukuran dan perputaran bumi serta posisinya di dalam system matahari.
  2. Geografi moral,yang menelaah berbagai adat kebiasaan dan tabiat manusia di berbagai negeri.
  3. Geografi politik,yang menelaah relasi antara unit-unit politis latar belakang alamnya masing-masing.
  4. Geografi perniagaan , yang menelaah mengapa negeri tertentu memiliki komoditi khusus sehingga terlibat dalam perniagaan dunia.
  5. Geografi teologis,yang menelaah sejauh mana latar belakang alam menjadikan bentuk ibadat lahiriah yang berlainan di berbagai negeri,padahal agamanya sama.

PENGAJARAN GEOGRAFI DI SEKOLAH

Antara geografi akademis dan geografi pengajaran terdapat hubungan yang erat mengenai hakekat dari objek studinya. Keduanya memaparkan strategi manusia dalam menghadapi lingkungannya,ruang dan sumber daya yang ada di dalamnya yang kesemuanya itu terdapat di permukaan bumi.

Setiap guru geografi perlu memahami seluk beluk ilmu geografi khususnya tentang adanya pembagian dua yakni geografi alam dan geografi manusia. Di Indonesia lebih di kenal sebutan geografi alam dan geografi social. Dan geografi social memiliki dua arti.

Tiap-tiap mata pelajaran di sekolah lanjutan membutuhkan guru yang ideal. Adapun syarat untuk menjadi guru geografi yang baik,tak hanya terbatas pada pendidikan yang diikuti sebelumnya yang menghasilkan ijazah yang berwenang bagi yang bersangkutan untuk mengajar. Di samping itu masih diperlukan beberapa keistimewaan pada guru itu sendiri untuk dilatih dan dikembangkan lanjut.

Ada lima tuntutan yang perlu dipenuhi oleh guru geografi yang ideal,yaitu :

  1. Harus mempunyai perhatian yang cukup banyak kepada permasalahan manusia.
  2. Mempunyai kemampuan untuk menemukan sendiri factor-faktor lokatif,pola regional dan relasi keruangan yang terkandung oleh ataupun tersembunyi di belakang gejala-gejala social.
  3. Suka dan mampu mengadakan observasi pribadi di lapangan.
  4. Secara sederhana dapat mensintesekan data-data yang berasal dari berbagai sumber.
  5. Mampu membedakan serta memisahkan kausalitas yang sungguh,dari hal-hal yang sifatnya hanya kebetulan belaka.

Guru dalam mengajarkan geografi menggunakan didaktik geografi. Ini barulah suatu jalan belaka yang menuju kepada tujuan pengajaran geografi. Yakni menciptakan gambaran geografi pada diri siswa,sebagai suatu aspek dari kedewasaan soaial yang dikejar oleh pengajaran IPS sekarang. Adapun tujuan geografi pengajaran sekarang,mencakup kalimat ini : orientasi ke dalam ruang dan orientasi ke dalam seluruh masyarakat dunia,di mana siswa menjadi anggotanya dan di mana ia kelak sebagai orang dewasa akan memberikan sumbangannya.

Tujuan di atas merupakan pembaharuan terhadap perumusan yang lama yakni yang semula berintikan pada berfikir geografis saja. Sehabis perang dunia II ,UNESCO demi perdamaian dunia memberikan perumusan baru. Pembentukan gambaran mengenai bangsa-bangsa dengan segala perbedaannya antara satu dengan yang lain ,yang berorganisasi dengan berbagai system di permukaan bumi dengan hubungan antar yang saling menjalin. Segalanya itu dapat dilepaskan dari hubungan antara masyarakat bangsa dan latar belakang milieunya masing-masing,serta ikatannya dengan dunia.

Melalui empat macam pengajaran geografi yakni yang bersifat fisis (ilmu falak),social ekonomis dan cultural,guru geografi sebetulnya berusaha menyalurkan lima jenis sumbangan kepada pendidikan,dengan perincian demikian : wawasan dalam ruang,persepsi relasi antar gejala,rasa keindahan,kecintaan tanah air,dan saling pengertian internasional. Kelima jenis sumbangan itu perlu disadari oleh guru ,terlepas dari bentuk ujian mana yang berlaku.

Dalam membahas materi geografi di dalam pengajarannya perlu dipertimbangkan empat hal sebagai berikut :
  1. Tujuan pendidikan dan pengajaran yang mengacu pada kepentingan nasional sesuai dengan rumusan tujuan pendidikan nasional dalam GBHN.
  2. Unsur kepentingan anak didik dengan memperhatikan tingkat perkembangan jiwa anak didik.
  3. Karakteristik yang terkandung dalam ilmu geografi dengan memperhatikan pendekatan dan metodologinya.
  4. Seleksi atas materi baku yang esensial dari bidang ilmu geografi sebagai bahan acuan dalam penataan kembali penyusunan program dan materi pengajaran geografi bagi setiap jenjang sekolah

Adapun penjabaran materi geografi di sekolah meliputi aspek hakikat,nilai dan perannya. Hakikat geografi dirumuskan demikian : Geografi adalah ilmu yang mempelajari persamaan dan perbedaan fenomena di geosfer,dengan sudut pandangan kelingkungan (ekologis) dan kewilayahan (regional) dalam kontaks keruangan (spatial).

Kemudian dalam mengajarkan geografi kepada para siswa,guru diharapkan menguasai makna dari 10 konsep asasi geografi sebagai ciri khas pengajaran geografi. Sepuluh konsep asasi itu meliputi : lokasi,jarak,keterjangkauan,pola,morfologi,aglomerasi,nilai kegunaan,interaksi dan interdepensi,diferensiasi areal (struktur/distribusi keruangan ),akhirnya proses keruangan (keterkaitan keruangan).

Internet World Map 2007

Peta Penggunaan Internet Tahun 2007
(referensi http://www.ipligence.com/)

Studi ini menunjukkan bagaimana penggunaan Internet terdistribusikan di seluruh dunia, dapat dinilai secara sekilas bahwa Amerika Utara dan Eropa merupakan dua kelompok terbesar di dunia sebagai pengguna Internet dengan yaitu 22,5% untuk Eropa dan untuk Amerika Utara berjumlah dua kali lipat yaitu 55,9%.

Oleh karena itu dapat dikatakan bahwa kedua wilayah tersebut mewakili total 77,4% dari struktur internet di dunia dan di Asia berada pada urutan berikutnya dalam daftar sebesar 14%. Peta berikut merupakan penggambaran yang mewakili dari distribusi pengguna yang dinyatakan dalam jumlah alamat IP (IP address) untuk setiap titiknya.





Untuk membandingkan bagaimana dunia Internet dibandingkan dengan persebaran populasi penduduk, gambar dibawah menunjukkan jumlah orang per kilometer persegi di seluruh dunia. Data yang diperoleh dari catatan populasi berdasarkan divisi politik seperti negara bagian, provinsi, dan kabupaten. Karena resolusi data dari negara yang berbeda dan bervariasi, beberapa daerah kecil dengan populasi yang tinggi (seperti Rio de Janeiro, Brazil) tampaknya memiliki kepadatan penduduk moderat yang tersebar di daerah yang luas.


Peta berikut adalah hasil penggabungan kedua peta diatas dan sangat mudah untuk dilihat bagaimana wilayah yang besar dengan populasi tinggi seperti Afrika, India dan Cina masih terbelakang dalam mengadopsi internet dimana Afrika dan Asia hanya memiliki sekitar 4% dan 10% dari penetrasi internet dibandingkan dengan 70% penetrasi di Amerika Serikat:





Dsain Data Pokok Pembangunan Daerah berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG)

Rancang Bangun Data Pokok Pembangunan Daerah (DPPD)
berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG)

(Bagian I)
by: Jalaluddin Rumi Prasad


Urgensi Pengelolaan Data Pokok Pembangunan Daerah Berbasis SIG


Pembangunan daerah pada dasarnya adalah upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai kegiatan yang dirancang (direncanakan) secara khusus sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan yang khas dari daerah tersebut. Di dalam upaya pembangunan daerah kita akan dihadapkan dengan tantangan yang timbul dari daerah dan persaingan yang timbul dari daerah lainnya. Untuk mengantisipasi kondisi demikian paling tidak kita harus mengetahui keunggulan komparatif dari daerah kita, dan untuk itulah diperlukan suatu sarana sebagai penyedia data yang diperlukan.


Dari segi penyediaan data untuk pembangunan daerah, pola pikir dan pola pengambilan keputusan yang berorientasi global dapat berarti suatu tuntutan baru terhadap ketersediaan, pengelolaan dan penyajiannya. Salah satu tuntutan baru tersebut adalah tersedianya data yang lengkap dengan referensi lokasi yang jelas. Untuk itu dibutuhkan perangkat sistem informasi yang mampu menyajikan informasi dengan referensi lokasi / geografis, yaitu sistem yang dikenal sebagai Sistem Informasi Geografis atau yang juga umumnya dikenal orang dengan sebutan GIS (Geographic Information System).

Sebagai data tentu saja akan dilakukan pengelolaan terhadapnya sehingga di dapatkan Informasi, dan untuk melakukan pengelolaan data dan penyajian informasi ini sering kali timbul kesulitan akibat jumlah data yang besar serta beragamnya kandungan data serta waktu yang singkat. Untuk itu perlu adanya suatu alat (perangkat) yang dapat membantu para pengelola data dalam menjalankan tugasnya dengan lebih effektif, effisien dan cepat.

Pada era teknologi informatika saat ini di kenal suatu perangkat komputasi canggih yang dapat membantu kita untuk mendapatkan kemudahan, keakuratan dan kecepatan dalam menyimpan data, mengolah data dan menyajikan informasi. Perangkat yang dimaksud tak lain adalah Komputer. Agar Komputer dapat membantu kita diperlukan Perangkat lunak yang sesuai dengan kebutuhan dan jenis pekerjaan yang kita lakukan.

Untuk dapat mempercepat pembangunan daerah mutlak diperlukan investasi baik yang dilakukan oleh pemerintah maupun swasta. Agar investasi yang dilakukan efektif diperlukan informasi tentang daerah serta adanya perencanaan operasional yang terarah dan berkesinambungan berdasarkan data yang akurat dan relevan. Salah satu data yang relevan adalah keunggulan kompetitif yang dimiliki daerah (Sarana / Prasarana , Potensi dan Komoditi).

Ada 4 (empat) atribut dasar dari suatu daerah yang membentuk keunggulan kompetitif yaitu :
  1. Kondisi faktor
  2. Kondisi kebutuhan
  3. Kondisi industri penunjang dan industri terkait
  4. Strategi, struktur dan persaingan usaha.

Keunggulan kompetitif atas dasar inilah yang harus dijadikan pertimbangan dasar dalam penyusunan rencana pembangunan suatu daerah. Di masa lalu, kondisi faktor hanya terbatas pada lahan / sumberdaya alam , tenaga kerja dan modal. Tetapi saat ini, di era globalisasi, kondisi faktor mencakup hal yang lebih luas lagi yaitu :
  • Sumberdaya alam fisik : yaitu ketersediaan, kualitas aksesibilitas dan harga dari lahan, air, mineral dan hutan, bersamaan dengan keunggulan fisik lainnya seperti lokasi, iklim dan karakter geologi.
  • Sumberdaya manusia : yaitu kualitas, keahlian dan biaya personil, termasuk etos kerjanya.
  • Sarana dan prasarana : yaitu jenis, kualitas dan biaya pemakaian dari sistem transportasi, komunikasi, pelayanan kesehatan maupun jasa kelembagaan umum dan sosial.
  • Sumberdaya pengetahuan : yaitu kondisi kemampuan ilmu pengetahuan dan teknologi.
  • Sumberdaya kapital : yaitu jumlah, jenis dan harga dari kapital untuk membiayai industri.

Kondisi yang lainnya seperti kondisi kebutuhan, kondisi industri penunjang dan industri terkait serta kondisi struktur usaha juga merupakan dasar pertimbangan penting dalam penentuan keputusan investasi baik oleh pemerintah maupun oleh swasta.

Karakteristik dari kondisi-kondisi tersebut di suatu daerah menentukan tingkat keunggulan kompetitif dari daerah tersebut terhadap daerah lain. Oleh karena itu, tantangan utama pembangunan daerah dalam era globalisasi tidak lain adalah identifikasi, pemasaran dan pemanfaatan keunggulan kompetitif daerah secara optimal yang pada giliran berikutnya akan secara maksimal meningkatkan kesejahteraan masyarakat daerah secara berkelanjutan.

Urgensitas yang mesti dijalankan guna mengatasi masalah tersebut adalah dengan menyusun suatu format pengelolaan Data Pokok Pembangunan Daerah berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG).

Data Pokok Pembangunan Daerah (DPPD) pada intinya mengandung data / informasi dasar yang menggambarkan (fakta) karakteristik dasar suatu daerah. DPPD inilah yang akan dimanfaatkan sebagai sarana penyedia data untuk memberikan informasi tentang keunggulan kompetitif suatu daerah. Dengan mengacu pada DPPD ini diharapkan bahwa penyusunan paket perencanaan pembangunan daerah dilakukan berdasar dukungan data dan informasi yang secara obyektif dan bukan berdasar berbagai bentuk pertimbangan yang kadang kala mengandung muatan yang sangat subyektif. Yang perlu diingat adalah bahwa pembangunan daerah merupakan kegiatan yang berkesinambungan sehingga sangat diperlukan perencanaan yang berkualitas dan tentu saja kualitas perencanaan ditentukan oleh kualitas data dan informasi tentang kinerja masa lampau dan visi tentang masa depan. Tanpa keduanya, dokumen perencanaan akan identik dengan dokumentasi angan-angan. Dari sudut penyusunannya, kualitas dokumen perencanaan sangat ditentukan oleh ketersediaan data mutakhir yang relevan, baik data tentang kondisi, potensi, sarana dan prasarana, komoditi, tantangan pembangunan daerah maupun spesifikasi masing-masing sektor yang ada dan keterkaitan antara keduanya.

Secara global , karakter keruangan (spasial) suatu daerah yang berbeda dari daerah lain merupakan bagian dari keunggulan komparatif dari daerah tersebut. Sebagai contoh daerah dataran tinggi, mempunyai potensi untuk membudidayakan tanaman yang memerlukan iklim yang sejuk seperti apel, anggur, jamur dan lainnya; sedangkan daerah dataran rendah mempunyai potensi untuk membudidayakan tanaman yang memerlukan iklim yang panas. Selain itu di dalam daerah itu sendiri terdapat pula variasi spasial (penyebaran) baik sumberdaya maupun kegiatan yang dikelompokkan dalam 3 (tiga) klasifikasi yang harus dapat terungkap dalam data pokok pembangunan daerah yaitu :
  • Sarana dan Prasarana : yaitu seluruh infrastruktur hasil dari kegiatan pembangunan / peremajaan seperti jalan, jembatan, saluran irigasi, gedung sekolah, terminal dan lain sebagainya.
  • Komoditi : yaitu seluruh hasil proses dan jasa yang dapat ditawarkan seperti hasil kerajinan dan industri, jasa perhotelan, kepariwisataan dan lain sebagainya.
  • Potensi : yaitu faktor fisik / sumberdaya alam yang mempunyai kemampuan untuk di eksploitasi / di proses seperti jenis tanah, tataguna tanah, curah hujan, ketinggian / lereng, tataguna hutan, penyebaran penduduk usia produktif dan lain sebagainya.
Untuk dapat menyajikan informasi tentang penyebaran obyek dalam ruang diperlukan suatu sistem informasi yang mempunyai kemampuan untuk mengelola, menampilkan dan menganalisa atribut lokasi (referensi geografis) di samping atribut lainnya. Sistem informasi yang mampu melakukan proses inilah yang dikenal sebagai Sistem Informasi Geografis (SIG). Dengan SIG, penyebaran obyek dalam ruang dapat disajikan dalam bentuk peta-peta digital dimana setiap obyek di peta (titik, garis / sekmen dan luasan / poligon) dapat dihubungkan dengan basis data yang memuat jenis data lainnya seperti numerik, teks, grafik, animasi, suara dan citra. Tersajinya informasi lokasi dan atribut-atribut lain dalam suatu sistem memungkinkan dilakukannya analisa keruangan seperti pengukuran dimensi ruang (jarak dan luas), kedekatan dan pertampalan (proximity and overlap), maupun keterikatan dalam jaringan transportasi (network linkages).

Dengan demikian Data Pokok didalam pengertian saat ini adalah Basis Data Perencanaan Pembangunan Daerah. Sedangkan Pengertian Program Data Pokok adalah pengelolaan data dan informasi bagi kebutuhan perencanaan, pelaksanaan, pengendalian dan pelaporan hasil pembangunan di daerah. Selain itu Data Pokok juga dimaksudkan untuk memudahkan dalam melaksanakan Koordinasi dalam rangka menterpadukan kegiatan pembangunan di daerah baik sektoral maupun regional.

Manfaat

Pengelolaan Data Pokok Pembangunan Daerah dalam pengolahannya nanti diharapkan menjadi sebuah informasi komprehensif untuk dapat dimanfaatkan oleh Pemerintah dalam proses pengambilan keputusan.
Basis Sistem Informasi Geografis yang terpublikasi melalui internet juga diharapkan data pokok tersebut dapat menjadi informasi berharga bagi mahasiswa, peneliti, investor, LSM, lembaga donor atau siapapun yang memiliki kepentingan terhadap daerah.
Pengelolaan Data Pokok Pembangunan Daerah dengan menggunakan Sistem Informasi Geografi (SIG) dan berbasis Web Interaktif ini, diharapkan dapat memberikan manfaat berupa:
  1. Sebagai alat informasi dan komunikasi data untuk menyampaikan informasi potensi geografi sebuah daerah,
  2. Sebagai sarana untuk analisis hubungan diantara gejala-gejala keruangan,
  3. Sebagai sarana untuk penyampaian pendapat atau perencanaan mengenai ruang,
  4. sebagai sarana untuk peramalan gejala geografi yang mungkin terjadi dikemudian hari.
Bersambung....

Jalaluddin Rumi Prasad, manusia merdeka dalam berfikir bersikap dan berbuat demi Geografi.

DESAIN SISTEM INFORMASI KEHUTANAN (SIMHUT) BERBASIS WEB GIS

MENAMPILKAN APLIKASI
Aplikasi SIMHUT ini dibuat berbasis Sistem Informasi Geografi (SIG) dimana aplikasi web mapping sebagai output. Untuk menampilkannya dengan cara melakukan klik ganda pada icon SIMHUT pada desktop.
Tampilan Desktop pada monitor


TAMPILAN APLIKASI (fungsi dan fitur) WebGIS SIMHUT
Bila berhasil dijalankan, tampilan WebGIS ini saat pertama kali diaktifkan adalah sebagai berikut.
Tampilan pada aplikasi WebGIS SIMHUT

KOMPONEN-KOMPONEN APLIKASI
Penjelasanmasing-masing komponen dari tampilan tersebut di atas adalah sebagai berikut :
1. Banner
Sebagai judul atau tema dari aplikasi sistem.

2. Fitur/tools Bantu
Fitur atau tools adalah perangkat untuk mempermudah user dalam mengambil informasi. Dalam WebGIS SIMHUT terdapat 7 (tujuh) tools utama. Antara lain:
a. Select
berfungsi untuk menampilkan data tabular atau informasi dari setiap entitas yang terdapat pada peta.
b. Layer Atribut Data
Merupakan jendela khusus yang menampilkan data tabular atau informasi dari setiap entitas yang terdapat pada pada peta.
c. Zoom In
berfungsi untuk memperbesar tampilan peta yang secara otomatis memperkecil nilai skala pada peta tersebut.
d. Zoom Out
berfungsi untuk memperkecil tampilan peta yang secara otomatis memperbesar nilai skala pada peta tersebut.
e. Pan
berfungsi untuk menggeser peta kearah yang user inginkan.
f. Distance
berfungsi sebagai mistar untuk mengukur jarak pada peta.
g. Clear
berfungsi untuk menghilangkan garis bantu pada muka peta ketika melakukan pengukuran jarak pada peta dengan menggunakan tools distance.
h. Total Distance
berfungsi untuk memberikan informasi mengenai hasil dari total pengukuran.

3. Muka Peta
Merupakan salah satu komopnen paling inti dari WebGIS SIMHUT yang memberikan informasi visual data spasial (peta). Setiap entitas data spasial yang tampil pada muka peta bergantung pada apa yang diaktifkan atau di klik pada symbol yang terdapat pada legenda peta.
Pada muka peta terdapat skala batangyang memberikan informasi perbandingan jarak lurus antara gambar pada muka peta dengan jarak kenyataan di lapangan.

Skala batang pada muka peta

4. Legenda Peta
Berisi symbol-simbol (line, polygon, dot) yang menjelaskan tampilan pada muka peta. Selain pemberian penjelasan juga berfungsi sebagai tools untuk menampilkan atau tidak entitas yang terdapat pada muka peta.

5. Indeks Peta
Memberikan gambaran wilayah seluruh Kabupaten Pinrang dengan ukuran yang lebih kecil. Pada indeks peta ini terdapat sebuah frame berwarna merah yang menunjukkan wilayah mana yang ditampilkan oleh muka peta.

6. Koordinat Kursor
Memberikan informasi koordinat bumi (latitude dan longitude) ketika kursor berada pada muka peta.
--------------------------------------------------------------------------------------------
Bersambung.....

Bukan Jawaban Keresahan...

Hari ini saya membuka facebook-ku dan ternyata ada message yang masuk dari sahabat saya di geografi, karena pesan tersebut berisi keresahan 'kolektif' jadi saya putuskan untuk mempublishnya saja di blog ini:

Pertanyaan:
Ass.......

"masa depan tergantung apa yang kita lakukan pada hari ini" meskipun tidak ada yang dapat mengetahui dengan pasti masa depan seseorang.

Aq masih penasaran dengan Kata2 kanda di warung dg. Lu tentang cermin penghalang dunia simulasi dengan dunia nyata khusunya untuk mahasiswa geografi.

terus terang, sering aku di hantui oleh keraguan....... apakah saya bisa menembus dan melewati kaca penghalang itu sehingga ilmu yang saya terima selama beridentitas sebagai mahasiswa, dapat saya jadikan sebagai jurus jitu untuk menaklukkan tantangan di dunia nyata....

sesungguhnya bukan hanya saya yang mengalami perasaan itu. khususnya teman2 ankatan 06 mengalami hal yang serupa dengan saya

maka dari itu, kami berharap bantuan dari kanda2 senior maupu kanda2 alunmi.

Salam Geografi........
Jawaban:

Wa'alaikum salam waRahmatulLahi...

Salam Geografi...

"dengarkan keluhan alam dan berdialoglah dengannya"
Ruang simulasi adalah ruang fiktif, dalam dunia nyata lebih tepat digambarkan dengan 'laboratorium' sama halnya dengan 'multimedia', semua itu untuk memberikan kita GAMBARAN mengenai apa yang terjadi dengan kehidupan diluar kehidupan diri kita.
Misalnya untuk mengetahui identitas gunung bawakaraeng, kita menganalisa sampel batuan, tanah, vegetasi, dan lain sebagainya di laboratorium dan selanjutnya melihat tampilan foto maupun film gunung bawakaraeng untuk mendapatkan GAMBARAN lebih jelas mengenai-nya.

CELAKANYA... kita cenderung puas dan merasa bangga dan berhenti ketika telah mampu mengidentifikasi sampel batuan, tanah, vegetasi dan menyaksikan foto maupun film-nya... seolah-olah itulah gunung bawakaraeng dan mulailah kita berkoar-koar dan menjelaskan dimana-mana tentang gunung bawakaraeng tersebut, padahal pengetahuan kita masih SIMULASI atau GAMBARAN saja. Begitupun dengan "geografi" setelah kita mempelajari filsafat-filsafatnya dan metodology serta empirikal ilmunya kitapun kemudian kampanye dimana-mana "AKULAH SANG GEOGRAFER"... padahal tidak disadari bahwa kesemuanya itu hanyalah fiktif belaka. Mulailah muncul perasaan euforia, bangga, gengsi, dan lain sebagainya untuk memasuki kehidupan lain di iringi dengan ciri 'rasa enggan' untuk pindah dunia dari simulasi ke REALITY.

Persoalan yang dihadapi:

1) ...Hadirnya kecemasan dalam "diri" mengenai yang sedang dijalani...
2) ...Resah menatap masa depan...

Solusi dari saya:

1) keluar dari 'EGO'+'is' dan "PERHATIKAN" realitas yang sedang terjadi di "alam realitas kehidupan"... diantaranya alam keterbelakangan masyarakat, alam manipulatif dan hegemoni ilmu yang berlangsung, alam keserakahan ekonomi, alam ketidak adilan penguasa, alam dampak eksploitasi alam dan realitas alam lainnya. Buat simpulan, argumentasi, asumsi, dari analisa kita lalu antarkan masuk dalam dunia SIMULASI yang sedang dilalui. Dengan hanya mem-PERHATIKAN saja, kita tidak menyadari bahwa sesungguhnya kita telah membangun JEMBATAN ke-2 alam yang berbeda tersebut (alam simulasi dan alam realitas).

warning:
-----> Jangan menunggu terlalu lama untuk berbuat dan berkarya dan Jangan merasa terlambat (apalagi sok tua atau sok senioritas) untuk berbagi dengan yang lain. Karena sesungguhnya itulah 'Ego'+'is' yang menghalangi kita membangun jembatan.

2) Resah adalah "bisikan syetan" dan Keyakinan adalah "Syrat'al Mustaqim".... silahkan di pilih.

Keresahan hadir karena adanya kekurangan yang tidak terdefenisikan oleh diri kita sendiri. Maka mulailah dengan mengidentifikasi apa yang lemah dari diri kita lalu jawab kelemahan dan kekurangan itu. Teman-teman sudah terlalu banyak diberikan Pengetahuan dan Ilmu oleh sang-Pencipta walaupun Dia juga bersabda "Wamaa 'utiytum minal 'Ilmi Illah qalylam" tapi ketidak mampuan membaca realitas alam sekitar dan alam global membuat kita seperti "tidak tahu apa-apa" dan disitulah IBLIS masuk membawa senjata pemusnah massalnya yang bernama KERESAHAN. Terlalu banyak yang harus di tambal oleh alam ini... dan kita ditunggu oleh lubang tersebut. Dimanakah posisi kita??? berdialoglah pada alam dan biarkan alam yang memberi jawaban. Bukan saya, bukan senior, bukan dosen, bukan pemerintah, bukan ........ TAPI DIRI KITA SENDIRI.

penutup sementara:
...UNTUK BISA TUMBUH SECARA LARAS
KITA HARUS KERJA KERAS
DAN PUNYA KREATIVITAS
BUKANNYA MENUNGGU FASILITAS DARI ATAS...


Posting tersebut bukan "satu-satunya" solusi tapi saya berharap bisa memberi sumbangsih. Trims sobat untuk mengingatkan kembali....

Ternyata kita lagi kembangkan roket juga...


Pagi ini saya terbangun (seperti biasa) agak siang menjelang shalat dhuhur... aktifitas rutin lainnya adalah baca koran dulu (yang ini wajib) sambil nge-teh. Kebetulan di rumah hanya berlangganan koran fajar saja, jadi hanya itu yang bisa saya baca.

Mata saya otomatis langsung terpusat pada kolom bawah di halaman pertama yang berjudul "Belajar dari Buku, Terbangkat Roket Berbobot 1 Ton" sambil membakar rokok dan minum teh saya mulai berkonsentrasi dan bergumam "sepertinya seru nih....". Tebakan saya memang benar, rubrik tersebut mengulas tentang Rika Andiarti, Ilmuan pembuat roket terbesar pertama di Indonesia.

ini salah satu kutipan koran tersebut ketika mewawancarai ilmuannya:
Kepada Fajar wanita berjilbab itu dengan sabar menjelaskan tahapan-tahapan pembuatan roket yang menurutnya adalah roket terbesar yang pernah dibuat Lapan. Roket tersebut diperkirakan memiliki berat 1 ton. Namanya, RPX 420. "Saat ini Lapan sedang memiliki program besar. Yakni, menerbangkan satelit dari bumi Indonesia," katanya bersemangat.

Setelah membaca edisi 19 maret '09 hari kamis, saya langsung mencari terbitan hari ini (red: jum'at, 20 maret) ternyata masih berlanjut. Kali ini membahas mengenai Drs. Sutrisno, M.Si sebagai perancang roket dari Indonesia juga.

Dari kedua tulisan tersebut membuat saya semakin semangat dan optimis kepada Indonesia, khususnya kepada LAPAN tentunya sebagai motor penggerak project tersebut. Trus semangat ya.... jangan menyerah, dan kalau bisa prioritas saja untuk kepentingan sipil dan sains dulu, bosan rasanya kalau hal seperti ini selalu dikembangkan untuk kepentingan militer.

Google Earth V.5 (kabar baik untuk oceanografer)

Aku terlambat lagi choy nge up-date….. ternyata Google earth sudah merilis versi 5-nya.  
Tanpa meninggalkan fitur-fitur sebelumnya, GE menambah fitur baru untuk kemudahan tampilan dan interpretasi geografis. Kalau selama ini yang kita lihat di tampilan laut sangat statis, kini lebih dinamis dengan tampilan gelombang yang dapat bergerak… waw, hebat khan…

Itu belum seberapa choy, coba simak bathimetri 3D-nya, mencoba menampilkan seperti tampilan Digital Elevation Model kalau di daratan jadi kondisi relif dasar laut kita tidak lagi 2D tapi 3D. Saya pribadi sangat berterima kasih kepada mas Frank Taylor atas informasi ini  salute for you.

Kita lanjut lagi… kalau di darat kita menggerakkan mouse, akan di informasikan nilai ketinggian (dpal) dimana kursor berada, mirip dengan itu… kalau kursor kita gerakkan kearah laut, maka kita akan mendapatkan informasi kedalaman dalam bentuk angka negatif dimana koordinat kursor kita berada, hebat bukhan…??? Jangan heran dulu, masih banyak koq (yang pastinya teman-teman di oceanography pasti senang….. teringat dengan Pak Malik dosenku di geografi UNM).

Coba  tengok tampilan layer folder di sebelah kiri aplikasi GE kita, berisi begitu banyak informasi menarik dari National Geographic, BBC, info satelit NOAA (ini yang kusuka), Cousteau Society, BBC, selain itu ada juga tracks receiver GPS untuk hewan laut, ekspedisi laut, wah … banyak pokonya…..
Coba tengok videonya… antara Sylvia Earle (seorang peneliti oceanografi) dan John Hanke (siapa yang tidak kenal ini… Direkturnya GE).




Oh ya… untuk lebih menajamkan 3D dari kondisi topografinya, tetap rubah nilai Elevation Exaggeration, ganti saja menjadi 3 untuk lebih dramatisnya tampilan efek 3Dnya. Jangan lupa juga, kunjungi http://earth.google.com/ocean.

Geografi (hanya mau menulis lagi malam ini)...

"Geography at school is not what is used to be...
...ask a Geographer to find out why."

sebuah ungkapan yang sederhana dan luar biasa menurutku. Awalnya saya berfikir bahwa apa yang dialami di makassar mengenai geografi hanya di alami di makassar sendiri, ternyata tidak. Sebuah postingan di youtube berjudul Geography is changing, telah membuktikan bahwa di belahan dunia lainnya ternyata memiliki persoalan yang sama, yaitu geografi yang sesungguhnya tidak sama (bahkan lebih) dari apa yang diajarkan di bangku sekolahan atau kuliah.



Beberapa sekolah memang menganggap remeh mata kuliah ini, walaupun dari lisan guru-guru atau pemegang kebijakan sekolah tersebut tidak mengatakan demikian, tapi faktual dilapangan menunjukkan realitas tersebut, dimana banyak guru mata pelajaran yang bukan berlatar belakang geografi mengajarkan mata pelajaran geografi, bukankah ini bullshit...???

Sebagai seorang geografer (paling tidak mengarah kesana) saya membenci realitas yang menunjukkan bahwa geografi itu seakan-akan pelajaran gampangan. Saksikan saja keadaan bangsa ini yang telah "buta geografi" berbagai persoaalan telah hadir dan belum terselesaiakan.

Cukup banyak masalah yang hadir dan membayangi bangsa ini, mulai dari persoalan-persoalan sederhana dalam hubungan sosial antar manusia sampai kepersoalan besar ditingkat ekonomi global. Bahkan sebelum hadirnya krisis global kita sudah dihadang dengan potensi persoalan global warming. Seakan semuanya hadir dalam skenario besar dan agung, sehingga seakan kita hanya bisa pasrah dan menunggu suatu kebijakan politis dari para politikus besar untuk menyelesaikannya.

Kita seperti terperangkap pada pola klasik yaitu memilih wakil kita dan mempercayakan semua persoalan untuk mereka selesaikan. Setelah itu kita hanya disisakan harapan dan menyaksikan mereka di panggung politik nasional atau global.

Penguasa-penguasa dan para ahli di Indonesia sendiri sedang “lupa” kalau citra Wilayah Indonesia adalah kepulauan dan kelautan, sehingga tidak peduli lagi bahwa kebedaan gejala antar region, antar kawasan atau antar pulau-pulau itu hanya dapat disatukan dalam inplementasi prinsip (konsep) interrelasi, interaksi, dan interdepedensi bagian permukaan bumi itu dengan manusia yang hidup di dalamnya. Kebahagiaan yang diharapkan sebagai tujuan murni ilmu pengetahuan tetap hanya ada dalam impian. Dan kekecewaan serta kecemburuan sosial antar region di negara kepulauan maritim ini sedang mengarah kepada desintegrasi bangsa ini.

Apakah itu adalah sebuah argumentasi apatis dan skeptis? Jawabanya adalah TIDAK. Kita tidak hanya pernah mencoba untuk belajar memahami dan mengerti, bahwa setiap persoalan adalah sebuah kausalitas dari setiap elemen yang saling berhubungan secara erat. Dan kita adalah bagian dari elemen tersebut yang memiliki pengaruh untuk menjadi persoalan ataupun menjawab persoalan tersebut.

Jika berbagai cabang ilmu pengetahuan telah berkembang sendiri-sendiri, mendalam dan meluas atau tinggi mengangkasa; apakah itu ilmu pengetahuan eksak maupun non-eksak, maka yang dapat menjembatani keterpisahan dan kebedaan itu adalah keilmuan geografi. Karena, seperti kata Preston E. James (1959), “Geography has sometimes been called the mother of sciences, since many fields of learning that started with observations of the actual face of earth turned to the study of specific processes wherever they might be located.”

Kalau ada yang mengatakan bahwa filsafat sebagai induk ilmu pengetahuan, maka katakan, “bahwa filsafat hanya mampu merenung di tempatnya dan menyampaikan pesan; filsafat itu hanya mengurung diri untuk menjelaskan dunia. Filsafat hanya sampai di ambang dunia tetapi tidak mendunia”. Adalah geografi yang menyatukan rasio, emosi (moral) dan empiris ke dalam tindakan nyata di ruang muka bumi ini.”

Geografi tetap konsisten dengan obyek studinya yaitu melihat satu kesatuan komponen alamiah dengan komponen insaniah pada ruang tertentu di permukaan bumi, mengkaji faktor alam dan faktor manusia yang membentuk integrasi keruangan di wilayah yang bersangkutan. Geografi pun mengajarkan kearifan teknologi dalam mengelola alam lingkungan hidupnya manusia.

Google menghentikan banyak layanannya

Saya heran dan cemas ketika melakukan surfing di internet dan menemukan sebuah pengumuman yang di posting oleh Raj Krishnan, manager produksi dari Google Notebook.

Rajh Krishnan menginformasikan bahwa mulai minggu depan mereka berenacana untuk menghentikan aktifasi pengembangan Google Notebook. Hal tersebut diartikan bahwa mereka tidak lagi akan menambahkan fitur ataupun penawaran ke pengguna baru walaupun mereka tetap mempertahankan layanannya bagi mereka yang telah teregister sebelumnya.

Setelah peluncuran SearchWiki, Google Search dihentikan integrasinya dengan Google Notebook dan begitupun terhadap integrasinya dengan Google Bookmarks yang mereka nilai sebagai sebuah ide yang buruk. 

Bagi mereka yang belum pernah menggunakan fasilitas Google Notebook, google memberikan penawaran produk lain yang menyerupai Google Notebook dan sedang aktif juga dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan penggunanya, diantaranya:

  • SearchWiki - mereka baru saja meluncurkan fitur pada pencarian yang akan membuat Anda kembali peringkat, komentar, dan personalisasi hasil pencarian Anda. Hal ini berguna bila Anda telah menemukan beberapa hasil pencarian di Google yang benar-benar sempurna untuk permintaan Anda. Anda dapat membaca tentang bagaimana menggunakan SearchWiki disini.
  • Google Docs - Jika Anda mencoba untuk mencatat bawah cepat beberapa catatan, atau dokumen yang membuat Anda dapat berbagi dengan yang lain, pelajari disini
  • Task in Gmail - Untuk cara yang ringan untuk membuat daftar todo atau melacak hal, mereka baru-baru ini meluncurkan Task in Gmail Labs.
  • Google Bookmarks - Sebagai sebuah tool yang dapat membantu Anda mengingat halaman web yang Anda suka dan mengaksesnya dengan mudah, silakan lihat diGoogle Bookmarks. Anda bahkan dapat menambahkan label untuk Anda untuk mengatur dan mereka kembali.

Layanan lainnya yang akan dihentikan termasuk Google Katalog, database surat-pesanan produk katalog terakhir di tahun 2006, Dodgeball, mobile jaringan sosial yang didapat oleh Google pada tahun 2005 yang mandeg setelah mereka keluar dari Google, dan Mapshup Editor, sebuah proyek yang akan akan diganti dengan yang lebih canggih yaitu Google App Engine. 

Google juga sebelumnya telah mengakuisisi YouTube, dan memberikan fasilitas Google Video, dimana perbedaannya adalah Google video tidak memberikan batasan durasi video yang akan anda upload. Namun dalam beberapa bulan terakhir ini, mereka menghentikan fasilitas pendukung untuk melakukan upload ke Google Video. Berita google video ini dapat anda baca di "turning-down-uploads-at-google-video". Sayapun sempat mencoba untuk melakukan upload video pada saat menulis posting ini, namun tidak berhasil :-( yang kemudian meyakinkan saya bahwa pengumuman tersebut bukan hoax. Untuk upload di rekomendasikan untuk ke youtube dan picasa web album.

Mereka berjanji bahwa penonaktifan tersebut hanya sementara untuk perubahan atau peningkatan kualitas. Tapi bagaimanapun sebagai orang miskin, saya berharap untuk tetap dapat mengakses fasilitas google secara free :-D.



GAMBAR MENARIK DI GOOGLE EARTH



Siapa yang tidak mengenal google earthmerupakan sebuah program globe virtual yang sebenarnya disebut Earth Viewer dan dibuat oleh Keyhole, Inc. Program ini memetakan bumi dari superimposisi gambar yang dikumpulkan dari pemetaan satelit, fotografi udara dan globe GIS 3D.

Umumnya, data yang diimpor ke aplikasi Google Earth dibuat dengan sistem koordinat geografis yang spesifik, misalnya proyeksi UTM (Universal Transverse Mercator) dan data NAD27 (Data Amerika Utara, 1927). Setiap sistem koordinat geografis dapat menetapkan koordinat yang sedikit berbeda untuk lokasi yang sama di bumi. Bila data diimpor ke Google Earth, data tersebut akan diinterpretasikan berdasarkan sistem koordinat Google Earth.

Kehadiran dan keberadaan google earth memang merupakan sebuah revolusi penting dalam pemanfaatan data satelit penginderaan jauh. Kini, objek yang terhampar diatas permukaan bumi bukan lagi (tanda kutip) "hak" para ilmuannya dibidangnya seperti geodesi, geografi, dan lain-lain. Keajaiban alam yang terekam di Google Earth kini dipandang sangat relatif bagi setiap orang yang melihatnya. Bisa jadi ada yang merespon sebagai "kuasa tuhan" ada juga yang merespon sebagai "gejala alamiah biasa yang secara (mungkin) kebetulan membentuk sebuah kesan yang mirip dengan gejala kehidupan sehari-hari manusia, misalnya sebuah morfologi perbukitan yang terbentuk hasil erosi sungai menyerupai wajah manusia. Seandainya google earth hadir di zaman majapahit, pasti akan direspon sebagai Manusia yang dikutuk sebagaimana batu yang dibuatkan legenda Malin Kundang.

Saya takjub dengan beberapa arsitek alam yang mampu ditampilkan oleh google earth hingga beberapa video di youtube memberikan petunjuk mengenai lokasi-lokasi yang sangat menarik diantaranya video yang ditampilkan dengan judul Google Earth - best secrets (with coordinates) yang menampilkan berbagai gambar yang unik dan menarik.


dari gambar-gambar tersebut kemudian menjadi inspirasi untuk saya melakukan koleksi-koleksi gambar lainnya. berikut beberapa gambar menarik yang saya temukan berdasarkan hasil surfing saya di internet:

1. Tulisan Aneh hasil sedimentasi sungai

Koordinat : 32°54'36.39"N dan 97° 2'46.38"E

2. Logo FireFox

Koordinat : 45° 7'25.48"N dan 123° 6'49.76"W

3. Lingkaran Aneh

Koordinat53°31'54.19"N dan 1°21'24.27"W

4. Tulisan "BAR"

Koordinat : 39°49'22.24"N dan  3°28'47.35"W

5. Kuda Poni

Koordinat : 51°39'2.47"N dan  3°15'22.82"W

6. CocaCola (menggunakan 70.000 botol untuk merayakan hari ulang tahun Coca-cola Company yang ke 100)

Koordinat : 18°31'45.23"S dan 70°15'0.19"W

7. The Badlands Guardian

Koordinat : 50° 0'36.30"N dan 110° 6'46.82"W

8. giant man-shaped lake (Brasil)


Koordinat : -21.805149,-49.089977

9. Kelinci Pink Raksasa (dibangun oleh sekumpulan seniman dari Vienna. Panjangnya 200 kaki)

Koordinat : 44.244273,7.769737

10. Crop Circles (di Nevada)

Koordinat : 37.401437,-116.86773

11. Oprah Winfrey

Koordinat : 33.225488,-111.5955

12. Bikini (saking jelasnya sampai merk bikininya dapat dilihat)

Koordinat : -33.892351,151.27538

13. Mobilnya Spiderman

Koordinat : 52.069207,4.3139865

14. Kapal Terbalik

Koordinat : 30.541634,47.825445

15. Pesawat Jet parkir di rumah

Koordinat : 48.825183,2.1985795

16. Danau di Irak berwarna darah

Koordinat : 33.39845000,44.48416800 

16. Kepala naga

Koordinat : 01′45.29″n 110 13′20.69″w

17. Swastika Shaped Building

Koordinat : 32°40′34.19″N 117° 9′27.58″W

18. Trik Melamar

Kordinat : 40.756248, -74.006076

Keterangan : Salah satu sumber koordinat dari postingan ini di dapatkan di http://miszraraz.wordpress.com 

[Informasi Tracking Satelit Aqua (Modis) Secara Real Time]